Fritz Henderson Mengundurkan Diri Sebagai CEO GM, Tugas Mencari CEO Baru Tidak Akan Mudah

Nasib General Motors tampaknya belum akan kunjung membaik di penghujung tahun 2009 ini (02/12). Hanya dalam jangka waktu enam bulan saja GM harus kembali kehilangan CEO. CEO GM, Fritz Henderson, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri setelah dewan komisaris menyatakan usahanya utuk memperbaiki kultur dan keuangan perusahaan produsen otomotif di AS ini kurang maksimal dan dianggap gagal.

Malam tadi dewan komisaris General Motor memberikan penilaian atas kinerja Henderson selama 100 hari. Dalam penilaian tersebut dinyatakan bahwa meskipun Herderson dinilai telah membuat kemajuan, hal ini tidak dirasa cukup. Meskipun demikian tidak dikomunikasikan secara detail mengenai besaran yang dibicarakan atas penilaian kesuksesan tersebut. Fritz Henderson merupakan pegawai GM selama 25 tahun dan mengambil alih tugas CEO setelah kongres menunjuknya untuk menggantikan CEO Rick Wagoner, yang terpaksa berhenti atas desakan Presiden Barack Obama, sebagai syarat pemberian bantuan kepada perusahaan ini.

Chairman Ed Whitacre menjadi CEO sementara setelah keputusan pengunduran diri Henderson. Wgitacre menyatakan bahwa pencarian CEO ini akan segera dimulai. Meskipun saat ini sebagian besar kepemilikian GM berada di tangan pemerintah, akan tetapi keputusan pemberian penilai buruk yang mengarah kepada pengunduran diri Fritz Henderson merupakan murni keputusan dari dewan komisaris GM.

Sebenarnya alasan penilaian buruk atas Henderson dapat diargumentasikan tidak sepenuhnya layak diterima oleh pria tersebut. Sejak mengambil alih posisi sebagai CEO, Henderson telah berhasil menstabilkan pangsa pasar GM dan mengurangi kerugian secara signifikan. Akan tetapi permasalahan mendasar atas keberadaannya sebagai CEO adalah dewan komisaris GM sendiri.

Dewan komisaris GM saat ini sebagian merupakan orang yang asalnya dari luar perusahaan, sebagai contoh Ed Whitacre merupakan mantan chairman AT&T. Sebagian besar dari angota dewan komisaris ini merasa kurang nyaman dengan penunjukan Henderson sebagai CEO yang dilakukan oleh pemerintah. Memang boleh dibilang Fritz Henderson merupakan ‘warisan’ dari pemerintah, dan tidak dipilih secara langsung oleh dewan komisaris. Menurut Michael Robinet dari perusahaan riset otomotif CSM Worldwide, dewan komisaris akan merasa lebih nyaman jika CEO adalah orang yang mereka wawancarai sendiri, dengan demikian mereka akan mendukung sepenuhnya orang itu untuk meraih kesusksesan. Dengan cara tersebut jika CEO berhasil maka dewan komisaris juga akan dianggap andil dalam kesuksesan tersebut.

Terlebih lagi dewan komisaris menganggap bahwa GM yang baru ini harus memiliki kultur dan jiwa yang baru, sementara Fritz Henderson dianggap versi lain dari kepemimpinan Rick Waginer yang dinilai lamban meskipun stabil. Dewan komisaris menginginkan orang dari luar GM yang mampu memberikan energy kepada GM baru, dan menunjukkan kepada masyarakat AS bahwa GM saat ini memang sepenuhnya GM yang baru. Mereka menginginkan seseorang yang mampu menciptakan kultur baru dan sistem akuntabilitas yang kokoh.

Akan tetapi keinginan dewan komisaris ini menghadapi dua tantangan. Yang pertama adalah adanya demoralisasi para staf melihat CEO yang baru bekerja selama enam bulan terpaksa mengundurkan diri karena penilaian buruk. Beberapa petinggi GM yang telah bekerja selama puluhan tahun menentang berhentinya Fritz Henderson.

Hal yang tidak kalah menantang adalah menemukan orang yang MAU mengambil tugas sebagai CEO GM sekaligus memiliki kualifikasi untuk melakukannya. GM saat ini merupakan perusahaan yang dipenuhi ketidakpastian. Perusahaan ini tidak lagi memiliki saham dan instrumen option, dan tentunya tidak dapat menyediakan gaji jutaan dolar kepada CEO-nya akibat 60% kepemilikan pemerintah atas perusahaan tersebut. Chairman dan CEO interim Ed Whitacre jelas memiliki tugas yang berat menemukan kandidat CEO tersebut. Mari kita lihat hasilnya, 100 hari cukup?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.