Konsultan manajemen global, A.T. Kearney merupakan pelopor dari pemeringkat kota-kota terbaik di dunia bagi bisnis. Pada tahun 2008 lalu Kearney merilis daftar pertama bagi kota-kota terbaik bagi bisnis di dunia yang peringkatnya diukur berdasarkan kriteria perdagangan, pendidikan, pengaruh politik, dan kebudayaan. ‘Pemenang’-nya sudah dapat diduga semisal New York, London, Paris, Tokyo, dan Hong Kong.(29/09) Pada tahun 2010 ini Kearney kembali merilis jilid kedua dari kota-kota terbaik di dunia bagi dunia bisnis. Dalam edisi kali ini ia menambahkan unsur keterbukaan yang akibatnya banyak mendorong kota-kota dari negara berkembang dari daftar. Unsur keterbukaan ini menjadikan kota-kota di negara maju memiliki kans lebih besar untuk tampil. Lalu kota-kota Asia mana saja yang menjadi kota terbaik dunia? Tokyo Ibukota Jepang, Tokyo, sudah pasti pantas untuk masuk ke dalam jajaran kota-kota terbaik dunia bagi bisnis. Tidak mengherankan bahwa meskipun Jepang dilanda resesi ekonomi, Tokyo justru berhasil naik ke posisi tiga dan menggeser Paris yang pada edisi sebelumnya menempati posisi tersebut. Kota ini dinilai terbaik ketiga di dunia, hanya kalah dari New York dan Hong Kong. Dan merupakan kota terbaik bagi bisnis di Asia. Tokyo dinilai mampu menggantikan posisi Paris karena kota ini mengalami perbaikan dalam hal budaya dan kebijakan politik. Singapura Negara anggota ASEAN ini merupakan satu-satunya negara kota yang berhasil menjadi salah satu kota terbaik di dunia bagi bisnis. Meskipun mengalami penurunan peringkat dibandingkan tahun 2008 lalu, akan tetapi Singapura masih memiliki peringkat yang lebih baik bahkan dibandingkan dengan kota-kota di Asia Timur yang lebih maju, dan juga Eropa. Singapura mengalami penurunan peringkat menjadi di posisi 8 dari posisi 7 pada edisi sebelumnya. kota ini tetap menjadi yang terbaik di Asia Tenggara di tengah makin kuatnya aktivitas bisnis yang berjalan di sini. Akan tetapi penurunan peringkatnya disebabkan oleh turunnya peringkat sumber daya manusia disebabkan oleh kurangnya universitas yang diakui secara internasional di kota ini. Seoul Seiring dengan berkembangnya ekonomi dan kebudayaan Korea Selatan di seluruh dunia, tampaknya tidak berlebihan jika ibukota negara ini masuk ke dalam salah satu kota terbaik bagi bisnis di dunia. Meskipun mengalami penurunan dibandingkan edisi sebelumnya, akan tetapi Seoul masih menjadi daya tarik yang kuat bagi para pelaku bisnis. Kota yang dinamis ini telah lama menjadi panutan bagi kota dengan penetrasi internet yang paling mumpuni. Faktor yang mendorong penurunan peringkat Seoul adalah karena posisi relative broadband kota ini mengalami penurunan akibat makin cepatnya kota-kota lain melakukan pembaharuan dan peningkatan di bidang tersebut. Seoul dianggap kurang diberitakan secara internasional akhir-akhir ini sehingga hal tersebut mengakibatkan penurunan pada metric pertukaran berita yang juga menjadi salah satu tolak ukur penilaian peringkat. Beijing Ekonomi China sedang mengalami pertumbuhan pesat dan menjadi fokus di seluruh dunia, dan kota Beijing merupakan refleksi dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Aktivitas bisnis di ibukota China ini mengalami peningkatan ke posisi keenamdi tengah maraknya pendirian markas besar perushaan-perusahaan multinasional. Beijing mestinya dapat memperoleh posisi yang lebih baik dari peringkat 15 apabila metrik penilaiannya sama dengan tahun 2008. Akan tetapi dengan metrik penilaian Kearney yang baru, keterbukaan infromasi, kota ini kehilangan 3 peringkat dari peringkatnya pada edisi sebelumnya. Lalu bagaimana dengan Jakarta? Untuk saat ini mungkin agak terlalu muluk jika kita mengharapkan kota ini mampu masuk ke dalam jajaran kota-kota terbaik di dunia bagi bisnis. Tampaknya pemerintah kota Jakarta masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup banyak untuk membenahi infrastruktur kota ini sehingga mampu bersaing dengan kota-kota terbaik di Asia. Semoga saja tercapai!
jakarta city, one of nice place investment place…
Oktober 5, 2010 pada 5:55 am (Uncategorized)
Perkembangan ekonomi di kalangan menengah ke atas di kota-kota beberapa negara berkembang di dunia telah menunjukkan potensi yang luar biasa besar bagi perusahaan-perusahaan global. Kota-kota di Asia seperti Jakarta, Rio de Janeiro, Shanghai, dan New Delhi telah membuktikan diri bahwa pasar untuk barang mewah dan bekelas makin menunjukkan peningkatan. (01/10)
Anda pernah mendengar mengenai kota Aurangabad? Kota ini merupakan kota kecil di India. Jika Anda belum pernah mendengarnya, tidak usah berkecil hati, perusahaan Daimler juga baru mengenal kota ini setelah mereka menerima telpon pemesanan 115 sedan mewah Mercedes-Benz ke kota tersebut.
Dalam jangka waktu 10 tahun terakhir Aurangabad telah mengalami pertumbuhan populasi nyars dua kali lipat dan mencapai angka penduduk 2 juta jiwa. Perusahaan Siemens dan SABMiller telah mendirikan pabrik di kota tersebut sehingga pertumbuhan kota Aurangabad menjadi sangat agresif. Sacheen Mulay yang merupakan presiden kamar dagang kota Aurangabad menyatakan bahwa kota ini merupakan pasar yang sangat potensial dan banyak ditempati oleh para wiraswastawan generasi baru yang masih segar dengan ide-ide inovatif.
Sebagian besar perusahaan multinasional telah mulai menjajaki keberadaan di kota-kota 10 negara emerging market utama dunia seperti brazil, China, India dan Indonesia. Hal ini menyebabkan kota-kota seperti Rio, Shanghai, Delhi, dan Jakarta mulai dibanjiri dengan toko-toko barang mewah berkelas mulai dari otomotif, telpon seluler, hingga perusahaan retailer kelas atas.
Kota dengan jumlah penduduk di bawah 5 juta jiwa merupakan 83% dari jumlah konsumen kawasan perkotaan di negara-negara berkembang. Menurut proyeksi Boston Consulting Group, pada tahun 2030 mendatang 1.3 miliar jiwa akan tinggal di kota-kota negara berkembang yang akan menjadi penyumbang bagi 67% pertumbuhan ekonomi global.
Penjualan Otomotif Menjadi Tolak Ukuran Pasar di Kota-Kota Berkembang
Di Indonesia ada sebuah tolak ukur yang cukup menarik untuk menilik potensi pasar sebuah kawasan. Menurut itung-itungan kira-kira, ukuran pasar dapat dilihat dari jumlah dan ukuran sebuah warung makan Padang. Mitos ini berkembang di mana semakin banyak dan besar ukuran rumah makan Padang di suatu kawasan, maka makin besar potensi pasar.
Itung-itungan tersebut ternyata juga dapat diukur melalui penjualan mobil. Menurut Deepesh Rathore, managing direstor HIS Global Insight India, penjualan mobil merupakan tolak ukur yang baik mengenai potensi pasar di sebuah kota. Penduduk India menyukai mobil dan menganggap mobil sebagai tanda kesejahteraan.
Kasus di India mengatakan bahwa permintaan mobil di kota-kota yang lebih kecil seperti Nanded, Ujjain, dan Vijayawada semakin menunjukkan kenaikan. Kondisi mengakibatkan perusahaan-perusahaan otomotif memindahkan basis operasi mereka ke kota-kota tersebut. Menurut CEO PVR yang merupakan salah satu jaringan bioskop terbesar India, Pramod Arora, kota-kota yang lebih kecil menyimpan potensi yang luar biasa bsar. Menurutnya basis pertumbuhan di kawasan tersebut luar biasa jika dibandingkan dengan kota-kota besar yang sudah cenderung jenuh.
what is technical analysis? and how it work for your trading…
Oktober 5, 2010 pada 5:48 am (Uncategorized)
History
Candlestick charting can be traced back to the 1700′s as a tool used for rice trading. One of the great rice traders of the 1800′s, Homma is widely credited for developing the candlestick charting basics used today. In the west, Candlestick Charting has grown in popularity and use, thanks to the efforts of Steve Nisson and Greg Morris. Candlestick charts are visually appealing and can be a valuable tool in the technicians toolbox as it gives insight into current investor sentiment, allowing for the determination of short term tops and bottoms.
Candlestick Terms
Candle
The candle is comprised of two parts, the body and the shadows. The body encompasses the open and closing price for the period. The candle body is black if the security closed below the open, and white if the close was higher than the open for the period. The candlestick shadow encompasses the intraperiod high and low.
(Note: In candlestick charting the following periods are often used; 5 min, 15 min, 1 hour, daily and weekly). Long shadows, show that the trading extended well beyond the opening and/or closing price, while short shadows, show that trading was confined closely to the open and/or closing price.
Long, and Short Bodies; Marubozo and Spinning Tops
A long body, is a candlestick with a very long body when compared with other recent candles. White bodies show intense buying pressure, where as black bodies show intense selling pressures. Long white candles are generally bullish, but are also found at blowout tops, so they must be interpreted with surrounding candles. Similar long black candles are generally bearish, but are also found at capitulation bottoms. Long bodies with no upper and lower shadows are called Marubozo’s. Marubozo’s are more powerful than long candles as they show a steady advance (or decline if black)throughout the trading period. A short candle is the opposite of a long candle and usually implies consolidation, as the stock traded in a narrow range during the period. Short candles with long upper and lower shadows are called spinning tops, and are potential reversal signs, as it shows that despite trading in a wide range, the security closed close to the open. A spinning top becomes a doji as the closing price approaches the open price.
Doji’s
Doji’s are powerful reversal indicating candlesticks and are formed when the security opens and closes at the same level, implying indecision in the stock price. Depending on the location and length of the shadows, doji’s can be categorized into the following formations: doji, long legged-doji, butterfly doji, gravestone doji, 4 price doji, etc. Doji’s become more significant when seen after an extended rally of long bodied candles (bullish or bearish) and are confirmed with an engulfing.( a long candlestick formed over the next period which engulfs the doji body).
A long legged-doji is formed when the stock opens at a level, trades in a considerable trading range only to close at the same level as it opened. Long legged-doji’s become more powerful when preceded by small candles, as a sudden burst of volatility in a relative unvolatile stock, can imply a trend change is coming.
Dragonfly Doji’s are doji’s that opened at the high of a session, had a considerable interperiod decline, then find support to rally back to close at the same level as the open. Dragonfly Doji’s are often seen after a moderate decline, and are bottom reversal indicators when confirmed with a bullish engulfing.
Gravestone Doji’s are the opposite of the Dragonfly Doji and are top reversal indicators when confirmed with bearish engulfings. As the name implies, gravestone doji’s look like a gravestone, and could signal impending doom for a stock.
4 price doji’s occur when the stock opens, trades and closes at virtually the same level for the period. These are very rare, except with thinly traded securities.
Engulfings
An engulfing occurs when the candle body engulfs the previous candles body. White engulfing candles are bullish engulfings, where as black engulfing candles are bearish engulfings. Bullish engulfings are commonly found at short term bottoms, where as bearish engulfings at tops. Many candlesticks, such as dojis, hammers, hanging mans need confirmation of a trend change with an engulfing (bullish engulfing at bottoms, bearish engulfings at tops).
Hammers/ Hanging Man
Hammers and hanging man’s are short body candle’s with little or no upper shadow, and a lower shadow at lease twice as long as the candle body. Hammers are formed after declines, and hanging man’s after advances. When confirmed they become powerful reversal signals, especially the hammer. The expression “hammers out a bottom” refers to when after the open, the downtrend in a stock continues, until at some point, enough buying interest is generated, to bring prices close to where they open. Confirmation comes from a bullish engulfing, showing the trader that the up trend is established. The color of the hanging man/hammer is unimportant, but some consider white hammers and black hanging man’s more potent reversal signals.
Gaps
A gap occurs when a candlestick body doesn’t fall within the range of the previous candlestick body, a more loosely interpreted definition of a gap, requires no overlap between the shadows, making it obvious on a bar chart as well. You will often hear “All Gaps Get Filled”, which is untrue. While the vast majority of gaps do get filled, you can find some charts, where a gap has never filled. Depending on how you define a gap, should base your definition of a gap fill. For instance I consider a gap when 2 bodies don’t overlap, so I wait for a body fill to call the gap close. If one was using the criteria of shadow overlap, a gap fill would occur with a shadow fill. Gaps are typically continuation patterns, and sometimes mark the 50% point of a move. They become more significant as the stock approaches the level of the gap as it often acts as a magnet. During a gap fill, it is considered bearish closing below the bottom of the gap and bullish closing above it. Once formed gap’s will often serve as strong support/resistance levels even after being closed for some time.
Exhaustion gaps signify the end of market bottoms and tops, where initially overwhelming buying pressure, is soon consumed by selling pressure (and vice versa for bottoms). Exhaustion gaps have significant volume associated with them, and are often closed within 3 trading days. Sometimes an exhaustion gap will be followed by another gap at the same levels, some examples are shooting stars, doji stars, abandoned baby, etc. These 2 gap formation are powerful reversal signal’s.
Three Gap Play occurs when a stock gaps in the direction of the trend for close to 3 consecutive periods, with the final gap is an exhaustion gap that is larger then the previous gaps with respect to size and volume. After the exhaustion gap, the trend changes all of the gaps immediately get filled. After the final gap is filled, the stock turns and continues well beyond the initial exhaustion gap. Although pretty rare, they can be very profitable if recognized early and swing traded.
Candlestick Charting Sites
* Stock Charts:Some of the best free candlestick charts available on the web.
* Ask Research:The best intra-day candles on the web. Free real time index, delayed intra-day, real time intraday for a price.
* Hot Candlestick: Japanese candlestick chart analysis. Daily top lists, Free candlestick search, Email alerts, Portfolio tracker, Stock charts
Candlestick Glossaries
* Stock chart summary: Read with Arthur Hill has to say on the subject of Candlestick Charting
* Lit Wick Candle Glossary:Glossary of almost all candlesticks and candlestick patterns.
Fritz Henderson Mengundurkan Diri Sebagai CEO GM, Tugas Mencari CEO Baru Tidak Akan Mudah
Desember 2, 2009 pada 7:30 pm (Uncategorized)
Nasib General Motors tampaknya belum akan kunjung membaik di penghujung tahun 2009 ini (02/12). Hanya dalam jangka waktu enam bulan saja GM harus kembali kehilangan CEO. CEO GM, Fritz Henderson, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri setelah dewan komisaris menyatakan usahanya utuk memperbaiki kultur dan keuangan perusahaan produsen otomotif di AS ini kurang maksimal dan dianggap gagal.
Malam tadi dewan komisaris General Motor memberikan penilaian atas kinerja Henderson selama 100 hari. Dalam penilaian tersebut dinyatakan bahwa meskipun Herderson dinilai telah membuat kemajuan, hal ini tidak dirasa cukup. Meskipun demikian tidak dikomunikasikan secara detail mengenai besaran yang dibicarakan atas penilaian kesuksesan tersebut. Fritz Henderson merupakan pegawai GM selama 25 tahun dan mengambil alih tugas CEO setelah kongres menunjuknya untuk menggantikan CEO Rick Wagoner, yang terpaksa berhenti atas desakan Presiden Barack Obama, sebagai syarat pemberian bantuan kepada perusahaan ini.
Chairman Ed Whitacre menjadi CEO sementara setelah keputusan pengunduran diri Henderson. Wgitacre menyatakan bahwa pencarian CEO ini akan segera dimulai. Meskipun saat ini sebagian besar kepemilikian GM berada di tangan pemerintah, akan tetapi keputusan pemberian penilai buruk yang mengarah kepada pengunduran diri Fritz Henderson merupakan murni keputusan dari dewan komisaris GM.

Sebenarnya alasan penilaian buruk atas Henderson dapat diargumentasikan tidak sepenuhnya layak diterima oleh pria tersebut. Sejak mengambil alih posisi sebagai CEO, Henderson telah berhasil menstabilkan pangsa pasar GM dan mengurangi kerugian secara signifikan. Akan tetapi permasalahan mendasar atas keberadaannya sebagai CEO adalah dewan komisaris GM sendiri.
Dewan komisaris GM saat ini sebagian merupakan orang yang asalnya dari luar perusahaan, sebagai contoh Ed Whitacre merupakan mantan chairman AT&T. Sebagian besar dari angota dewan komisaris ini merasa kurang nyaman dengan penunjukan Henderson sebagai CEO yang dilakukan oleh pemerintah. Memang boleh dibilang Fritz Henderson merupakan ‘warisan’ dari pemerintah, dan tidak dipilih secara langsung oleh dewan komisaris. Menurut Michael Robinet dari perusahaan riset otomotif CSM Worldwide, dewan komisaris akan merasa lebih nyaman jika CEO adalah orang yang mereka wawancarai sendiri, dengan demikian mereka akan mendukung sepenuhnya orang itu untuk meraih kesusksesan. Dengan cara tersebut jika CEO berhasil maka dewan komisaris juga akan dianggap andil dalam kesuksesan tersebut.
Terlebih lagi dewan komisaris menganggap bahwa GM yang baru ini harus memiliki kultur dan jiwa yang baru, sementara Fritz Henderson dianggap versi lain dari kepemimpinan Rick Waginer yang dinilai lamban meskipun stabil. Dewan komisaris menginginkan orang dari luar GM yang mampu memberikan energy kepada GM baru, dan menunjukkan kepada masyarakat AS bahwa GM saat ini memang sepenuhnya GM yang baru. Mereka menginginkan seseorang yang mampu menciptakan kultur baru dan sistem akuntabilitas yang kokoh.
Akan tetapi keinginan dewan komisaris ini menghadapi dua tantangan. Yang pertama adalah adanya demoralisasi para staf melihat CEO yang baru bekerja selama enam bulan terpaksa mengundurkan diri karena penilaian buruk. Beberapa petinggi GM yang telah bekerja selama puluhan tahun menentang berhentinya Fritz Henderson.
Hal yang tidak kalah menantang adalah menemukan orang yang MAU mengambil tugas sebagai CEO GM sekaligus memiliki kualifikasi untuk melakukannya. GM saat ini merupakan perusahaan yang dipenuhi ketidakpastian. Perusahaan ini tidak lagi memiliki saham dan instrumen option, dan tentunya tidak dapat menyediakan gaji jutaan dolar kepada CEO-nya akibat 60% kepemilikan pemerintah atas perusahaan tersebut. Chairman dan CEO interim Ed Whitacre jelas memiliki tugas yang berat menemukan kandidat CEO tersebut. Mari kita lihat hasilnya, 100 hari cukup?
Wealth Management –“ How long Is too Soon?”
November 29, 2009 pada 1:16 pm (Uncategorized)
Saat melewati jalan tol saya melihat papan iklan dengan tulisan ‘how low can you go’ saya teringat survey yang dilakukan di Amerika oleh Lincoln Financial Group dan Money Management, tahun 1999 yang menurut saya pribadi informasi ini cukup relevan digunakan sebagai gambaran di Indonesia saat ini.

Dalam survey yang dilakukan kepada sejumlah responden yang adalah pekerja dan para pensiunan, ditanyakan: “Usia berapakah seseorang sebaiknya mulai mempersiapkan pensiun?” Jawabannya adalah usia 22 tahun. Sehinggga jadilah tulisan Wealth Management ini bertema: How long is too soon, berapa lamakah yang dimaksud dengan terlalu cepat?
Nilai Ekonomi Manusia – Hubungannya Dengan Wealth Management
Pada suatu kesempatan, saya bertemu dengan banyak teman-teman yang lebih dari 20 tahun tidak pernah bertemu. Entah kenapa, kami tidak saling bertanya kerja dimana? Tetapi bisnis apa, fren? Iya juga ya, hari begini, jaman tekanan resesi ekonomi global, tentu saja, kalau hanya mengandalkan gaji akan berat. Ibaratnya sama seperti investasi dengan hanya mengandalkan instrumen produk-produk perbankan seperti deposito, rendahnya bunga deposito akan habis terbawa arus nilai inflasi. Belum lagi pengurangan pajak, maka akan mengakibatkan nilai pengembaliannya semakin kecil. Jadi kesimpulannya, pertanyaan saya dan teman-teman saya itu memang valid: ‘bisnis apa, fren?’
Beberapa teman langsung menanggapi bahwa kesulitan ekonomi pada kondisi resesi seperti ini memaksa kita untuk berpikir keras bagaimana menemukan peluang, sehingga memicu kita untuk mampu melihat berbagai potensi peluang. Lalu beberapa teman ada yang mulai menghitung, berapa lama lagi harapan hidup, supaya bisa memperhitungkan rencana investasi dengan matang sejak saat ini.
Berikut adalah sebuah teori tentang bagaimana menghitung nilai ekonomi manusia.

Data pada tabel Ilustrasi Nilai Ekonomi Manusia adalah sbb.:
- A-B Usia kelahiran atau dependency (birth to self- sufficiency).
- B,C,D,E,F Usia Produktif, dimana selain mencari income adalah juga saat untuk mencukupi diri sendiri,termasuk anak dan orangtua, jika masih ada dan tidak mampu dan masa mempersiapkan pension.
- F adalah usia pensiun, dimana biaya kehidupan sehari-hari dipenuhi dari hasil bekerja selama usia produktif.
Pendapat saya mengenai persiapan pensiun pada usia 22 tahun bersumber pada World Health Report 1998 dari World Health Organization 1998 yang melakukan perbandingan usia harapan hidup, usia harapan hidup sehat, dan persentasi hidup non produktif, seperti tabel disamping ini.
Di Indonesia datanya berturut-turut adalah sbb.:

Saya katakan kepada teman-teman, menurut TEORI WEALTH MANAGEMENT, ada tiga pilar dalam ilmu Wealth Management untuk mengelola kekayaan secara menyeluruh yaitu: melindungi kekayaan (wealth protection and preservation), menumbuhkan dan menambah kekayaan (wealth growth and accumulation) dan persiapan pensiun dan pembagian kekayaan (wealth distribution and transition). LOAN atau pinjaman ada pada pilar menumbuhkan dan menambah kekayaan (wealth growth and accumulation).
Pada gambar saya meletakkan pilar I : Wealth Protection & Preservation (melindungi kekayaan) dan pilar II : Wealth Growth & Accumulation (menumbuhkan dan menambah kekayaan) pada kurva yang menghubungkan garis B,C,D,E,F atau Usia Produktif.

Kembali kepada pertanyaan, sebagai orang Indonesia, berapa lama lagi hidup? Berapa lama harusnya sudah menabung? Wah, semua menghitung. Sebagian mulai mengatakan sudah terlambat sepuluh tahun, sebagian sudah mulai menabung lima tahun yang lalu. Sebagian juga mengatakan bahwa tidak mungkin untuk menabung. Saya mendengarkan dengan seksama dan menyambung pembicaraannya dengan perkataan: “Yang seperti ini namanya Sandwich Generation. Semua pendapatan habis teralokasi menutupi kebutuhan hidup karena selain diri sendiri dan keluarga juga orang tua dan sanak keluarga”. Lalu saya menyarankan untuk mulai mempersiapkan diri, atau anak-anak sebagai generasi yang akan datang akan mengalami hal yang sama dengan orang tuanya seperti saat ini.
Sandwich Generation

Bagaimana caranya, menyelesaikan masalah Sandwich Generation?
- Pertama adalah berbicara dengan keluarga besar untuk menanggung kebutuhan ini bersama-sama.
- Ke dua adalah menata ulang keuangan saat ini dan tetapkan berapa yang harus dipersiapkan serta berapa lama waktu yang tersedia.
- Lakukan prioritas
- Mulai mencari kesempatan yang tersedia dan memungkinkan untuk dikerjakan bersama-sama keluarga.
Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi ini benar-benar terjadi. Seorang kenalan,tiba-tiba (maaf) suaminya meninggal dan jadilah ibu serta anak-anak berpikir bagaimana melunasi pinjaman rumah. Beruntung, pinjaman memiliki asuransi jiwa, sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak perlu melunasi pinjaman. Saya menyarankan untuk mereka menjual rumah tersebut dan membeli lagi rumah yang agak kecil di pinggir kota sehingga sisanya bisa digunakan untuk modal usaha. Teman saya juga ternyata seorang yang sangat bijak sehingga dia menetapkan sejumlah uang dalam bentuk tabungan yang tidak pernah digunakan untuk cadangan sebanyak 10 kali jumlah penghasilan suaminya, sehingga bisa digunakan untuk biaya sekolah anaknya.
Jadi mulailah bertanya kepada diri sendiri, usia berapa kita perlu berhenti bekerja? Apakah saya justru memulai usaha saya setelah pensiun atau justru pada saat masih bekerja saya harus mencari pekerjaan sampingan, menjadi konsultan atau mengambil franchise misalnya? Berapa banyak yang saya perlukan pada masa pensiun, dimana saya mau menghabiskan masa hidup saya dengan pola konsumsi yang telah saya tetapkan?.
Pertemuan berakhir, tetapi teman saya mengatakan punya home work ‘sesi’ how long is too soon - dengan pasangan masing-masing.
Mengapa Anda Perlu Mengatur Keuangan untuk Dana Darurat?
November 29, 2009 pada 12:18 pm (Uncategorized)
Dana Darurat
Banyak diantara kita yang berpikir bahwa pentingnya dana darurat adalah tidak relevan untuk orang-orang yang memiliki penghasilan tetap, baik karyawan, pedagang atau bahkan mahasiswa atau pelajar yang mendapat uang saku rutin setiap bulannya.

Dalam perjalanan pulang terjadi hujan deras dan angin kencang sehingga kondisi jalan menjadi padat, macet,dan pohon-pohon besar tumbang. Saat itulah, seorang teman dan mobilnya tertimpa pohon tumbang.
Satu kecelakaan kendaraan, seorang teman, jatuh pada saat menuju tempat kerja, hanya berjalan di seberang jalan dan berjalan di atas trotoar dapat menimbulkan situasi darurat yang membuat kita berdaya.
Banyak keadaan atau kondisi disekitar kita yang dapat menimbulkan situasi darurat yang membuat kita berdaya. Mungkin anda mengatakan kepada saya, saya punya asuransi kecelakaan dan kesehatan. Pernahkah anda hitung, cukupkah? Baiklah katakanlah asuransi kecelakaan dan kesehatan cukup membiayai kejadian saat ini.
Atau, anda mungkin mengatakan kepada saya anda memiliki tabungan.
Menabung
Apa tujuan anda menabung? …. ingin liburan lebaran, natal, ulang tahun, atau untuk membayar perbaikan rumah. Mudah-mudahan Anda memiliki anggaran baik untuk pos-pos pengeluaran yang penting. Tidak peduli banyak atau sedikit uang yang anda miliki, anda membuka rekening terpisah di bank yang berbeda dari rekening pendapatan anda dan menyimpannya di sana.
Banyak orang melalui masa-masa yang sulit seperti ini, bahkan mungkin beberapa dengan terpaksa menjual barang hanya untuk menjaga agar ada makanan pada meja makan.
Menabung adalah hal yang berbeda dengan menyediakan dana darurat.
Coba perhatikan kadang-kadang keadaan sulit yang datang tiba-tiba dalam beberapa tahun terakhir, dapatkah anda melihat ada berapa besar kerugian yang terjadi dan mungkin saja terjadi kita benar-benar habis?

Apakah ada seseorang yang anda yakin dapat, memberikan bantuan datang kepada kita jika keadaan kita benar-benar sulit? Baiklah, kalau dana tabungan anda digunakan untuk membayar biaya rumah sakit dan bengkel misalnya. Paling tidak anda akan kehilangan satu atau beberapa moment dari tujuan anda menabaung. Apakah itu liburan atau perbaikan rumah.
Jika Anda belum menyimpan uang untuk dana darurat, Anda harus memulai hari ini
Menjaga hal-hal ini dalam pikiran, Anda mungkin berkata kepada diri sendiri, “tidak ada cara saya memiliki semua uang untuk menyiapkan dana darurat, menabung pun sangat dipaksakan demi melepaskan diri dari rutinitas. Belum tagihan, namun Anda benar-benar harus mencari cara untuk menyimpan beberapa sesering mungkin untuk dana darurat.
Tidak menyadari pentingnya dana darurat merupakan sebuah kebutuhan, merupakan keadaan yang sudah terlambat. Anda memerlukan dana darurat untuk keluarga Anda tetap aman untuk beberapa waktu di masa depan.
Selanjutnya mempersiapkan DANA DARURAT
Besarannya tiap individu dan keluarga sangat bervariasi, tapi… kira-kira ini:
Untuk diri sendiri adalah enam kali dari kebutuhan atau pengelauran atau anggaran biaya rutin – yang tidak bisa tidak harus anda keluarkan setiap bulannya untuk diri anda sendiri. Artinya Jika Anda seorang single, harus mempersiapkan dana darurat sebesar 6x pengeluaran bulanan. Misalnya: tiga juta rupiah, berarti anda memerlukan delapan belas juta rupiah yang tidak boleh digunakan untuk liburan dan memperbaiki rumah, kecuali untuk keadaan darurat.
Kalau anda berkeluarga, paling tidak dua kali dari diri sendiri, yaitu delapan belas juta rupiah di tambah tiga juta rupiah yaitu: dua puluh satu juta rupiah. Dengan satu anak, berarti menambah tiga juta rupiah lagi manjadi dua puluh empat juta dan seterusnya,
Setelah Dana Darurat telah dipersiapkan, selanjutnya baru kita bisa mulai menabung.
Anda memiliki suatu tindakan yang nyata. Anda akan mengunpulan uang untuk tujuan dan anggarannya masing-masing. Setelah biaya tersebut dikeluarkan pada waktunya masing-masing anda mulai lagi mengalokasikan uang segar kembali.
Berjalannya waktu, dimana pendapatan tetap anda bertambah atau pengeluaran rutin anda bertambah banyak pula, misalnya, maka perlahan-lahan anda akan menambah atau bahkan mengrangi jumlah tabungan anda. Artinya, …. ingin liburan lebaran, natal bisa dirayakan kalau tadinya keluar kota, nantinya bisa ke luar negeri atau , ulang tahun tadinya di rumah bisa di rumah makan, untuk membayar perbaikan rumah dari satu lantai menjadi dua lantai, dan seterusnya.
NAH….
untuk menjadi… tetap aman untuk beberapa waktu di masa depan DANA DARURAT anda harus minimal 6x dari Expenses anda….
JADI…
prioritaskanlah DANA DARURAT anda baru MENABUNG….
silahkan buat PERHITUNGAN untuk kondisi DANA DARURAT anda sendiri…., lalu bersiaplah…. MENABUNG….
Rumah Kos, Pilihan Investasi Yang Menarik
November 25, 2009 pada 7:55 am (Uncategorized)
Rumah Kos sudah sejak lama menjadi lahan investasi bisnis yang menguntungkan dan masih tetap menarik hingga saat ini. Namun jika tidak cermat dan tidak tahu bagaimana memanfaatkan investasi ini, bisnis rumah kos bisa tidak berhasil. Rumah kos dapat menjadi passive income bagi sang pemilik tanpa harus mengeluarkan banyak dana. Misalnya jika sebuah rumah dibeli dengan cicilan, kita bisa mendapatkan biaya untuk membayar cicilan dengan menjadikannya rumah kos.
Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis rumah kos, yaitu :
- Menggunakan Bank dalam pendanaan. Peranan bank disini adalah :
- Sebagai sumber pendanaan
- Sebagai rekan kerja yang membantu pengecekan dan keabsahan surat-surat rumah
- Membantu mempermudah penghitungan biaya, termasuk biaya desain kamar yang dapat disesuaikan dengan budget.
- Lokasi yang strategis.
Lokasi disini tergantung pada pasar yang diinginkan. Apakah pasarnya karyawan, buruh atau mahasiswa. Jika pasarnya mahasiswa, carilah lokasi yang berada sedekat mungkin dengan kampus. Jika pasarnya karyawan, carilah lokasi di dekat daerah perkantoran. Strategis juga berarti mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Jangan memilih lokasi yang rawan banjir! - Desain
Semakin luas kamar, semakin banyak fasilitas maka akan semakin mahal harga sewa sebuah kamar kos. Sesuaikan desain kamar dengan luas bangunan dan perhatikan kenyamanan penyewa. - Faktor keamanan baik dari luar maupun dari dalam adalah faktor utama yang sangat penting untuk kelangsungan rumah kos. Jika sekali dikenal tidak aman, rumah kos akan langsung kehilangan pelanggan dan mempunyai citra yang buruk. Untuk mengatasi ancaman keamanan dari luar, rumah kos disarankan memiliki penjaga kos serta membuat peraturan-peraturan bagi penyewa kos agar tidak mengganggu lingkungan. Contohnya seperti : tidak menyalakan musik terlalu keras, tidak menerima tamu diatas pukul 22.00, dan sebagainya.
Sedangkan untuk faktor keamanan dari dalam, pemilik kos harus menyeleksi calon penghuni kos agar tempat kosnya tidak menjadi sarang narkoba, tempat pelacuran dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminta kartu identitas calon penghuni dan melapor keberadaan calon penghuni pada ketua RT setempat.
Untuk meningkatkan pendapatan dari uang sewa kos, ada beberapa tips berikut:
- Cobalah untuk meminimalkan penggunaan listrik dengan memilih market karyawan karena karyawan lebih banyak berada di kantor daripada di rumah kos, dibandingkan dengan mahasiswa. Penghematan listrik juga dapat dilakukan dengan membuat bak penampung air yang besar.
- Untuk meningkatkan harga sewa kamar dengan memberikan fasilitas yang lebih dan bisa digunakan secara bersama seperti TV Cable, Hot Spot, dll
- Bukalah usaha sampingan untuk menambah pemasukan, seperti : laundry service, warung makan atau catering untuk penghuni kos.
Contoh Perhitungan Berinvestasi Pada Rumah Kos :
Sebuah rumah dijual seharga Rp. 300.000.000. Rumah tersebut sebelumnya adalah rumah kos dengan 15 kamar yang telah tersewa semua. Harga sewa per kamar Rp. 400.000 per bulan. Anda ingin berinvestasi dengan membeli rumah kos tersebut, perhitungannya adalah sebagai berikut :
DP Rp. 60.000.000 , Pinjaman Rp. 240.000.000 dengan KPR. Bunga 12%, cicilan Rp. 2.936.500 per bulan, jangka waktu pinjaman 15 tahun. Jika kamar disewakan, maka perhitungan keuntungan menjadi sebagai berikut.
- Penghasilan penyewaan kamar : Rp. 400.000 x 15 kamar – Rp. 2.936.500 (cicilan/perbulan) = Rp. 3.063.500 per bulan
- Biaya listrik, air dan kebersihan setiap bulan Rp. 1.500.000
- Keuntungan bersih : Rp. 3.813.500 – Rp. 1.500.000 = Rp. 1.563.500
Jika harga rumah kos semakin naik setiap tahun, maka keuntungan pun semakin bertambah.
Tidak sulit dan sangat menarik karena dengan uang Rp. 60.000.000, Anda mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan sebesar Rp. 1.563.500 atau 2,6% per bulan atau sebesar 31,2% per tahun.
Nah, investasi yang menarik, bukan? Mulai pilihlah lokasi untuk investasi rumah kos Anda.
Acer Perusahaan Terbaik Se-Asia Pasifik; BRI Tembus 10 Besar Selasa, 29 September 2009
November 21, 2009 pada 9:48 am (Uncategorized)
Situs bisnis terkemuka, Forbes, kembali merilis hasil survey terhadap 50 perusahaan terbaik se-Asia Pasifik pada tahun ini. Survey yang rutin diadakan setiap tahun ini kembali disajikan berdasarkan hasil riset yang cukup berbobot dengan mengandalkan beberapa faktor seperti market value dan juga sales sepanjang tahun 2009 ini.
Perusahaan-perusahaan besar dan tersohor se-Asia Pasifik kembali mendominasi dan meramaikan persaingan pada survey kali ini. Dengan mayoritas perusahaan-perusahaan asal China yang memperlihatkan bahwa iklim bisnis di negara tersebut sedang menggeliat secara signifikan. Dari 50 perusahaan yang terdapat didalam daftar tersebut, mayoritas diisi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor perbankan dan sektor logam.
Acer, Perusahaan Terbaik Se-Asia Pasifik
Pada urutan pertama sebagai perusahaan terbaik versi Forbes ditempati oleh perusahaan produsen asal Taiwan, Acer. Perusahaan yang identik dengan pembuat produk-produk komputer atau laptop dengan segmen pasar menengah telah berhasil menduduki posisi sebagai produsen komputer terbesar dibawah Hewlett Packard. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir Acer telah mulai merambah ke penyediaan piranti lunak bagi smart phone.
Total penjualan yang diperoleh Acer selama tahun ini mencapai level 16,6 miliar dollar atau senilai dengan Rp 157,7 triliun. Sedangkan market value selama tahun 2009 mencapai 6,1 miliar dollar atau senilai dengan Rp 57,95 triliun.
Diurutan kedua setelah Ace ditempati oleh perusahaan agribisnis asal India yaitu Adani Enterprises. Perusahaan yang didirikan mulai tahun 1988 kini telah lambat laun menjadi perusahaan yang cukup maju di India. Dengan bergerak di sektor agribisnis, Adani Enterprises menguasai perdagangan komoditi seperti rempah-rempah maupun gula. Adani Enterprises juga dalam beberapa waktu terakhir mulai merambah ke dunia penganggutan dan ekspedisi di wilayah Asia Tengah.
Perusahaan yang dimiliki oleh keluarga konglomerat terkemuka di India yaitu keluarga Gautam Adani ini tercatat mencapai jumlah sales sebesar 5,1 miliar dollar atau senilai dengan Rp 48,45 triliun dan total market value senilai 3,2 miliar dollar atau senilai dengan Rp 30,4 triliun.
Sedangkan diurutan ketiga ditempati oleh Agile Property Holdings. Perusahaan asal China dan bergerak di sektor properti ini tergolong perusahaan sektor yang masih dapat menggeliat ditengah tekanan krisis ekonomi global. Hal tersebut disebabkan oleh masih bergairahnya sektor properti yang ada di China sampai dengan saat ini. Total sales yang dihasilkan oleh Adani Enterprises selama tahun 2009 ialah mencapai 1,4 miliar dollar atau senilai dengan Rp 13,3 triliun. Sedangkan market value mencapai nominal 4,7 miliar dollar atau senilai dengan Rp 44,65 triliun.
Perusahaan Logam Mendominasi
Perusahaan-perusahaan logam pada survey yang dilakukan oleh Forbes tersebut terpantau mendominasi deretan perusahaan terbaik. Beberapa perusahaan logam yang tercatat berada pada urutan teratas diantaranya ialah Angang Steel diurutan ke 4, Jindal Steel & Power diurutan ke 23, Samsung Heavy Industry di urutan ke 35, Sany Heavy Industry diurutan ke 36, Tata Steel diurutan ke 41 dan Wuhan Iron & Steel diurutan ke 49.
BRI Tembus 10 Besar
Pada survey tahun ini, ada hal yang patut dibanggakan bagi negara Indonesia. Salah satu bank terkemuka dalam negeri, BRI berhasil menembus urutan 7 dalam survey perusahaan-perusahaan terbaik se-Asia Pasifik. Forbes menilai perusahaan yang 57% dikuasai oleh Pemerintah ini telah mencatat penjualan senilai 2,7 miliar dollar atau senilai dengan Rp 25,65 triliun dan market value senilai 8,1 miliar dollar atau senilai dengan Rp 76,95 triliun. Sedangkan rata-rata return on capital dalam lima tahun terakhir mencapai 22%. Posisi yang dicapai BRI masih dibawah Axis Bank asal India yang diposisi ke 6 dan merupakan perusahaan perbankan terbaik se-Asia Pasifik. BRI merupakan bank kedua terbaik yang berada dalam deretan 50 perusahaan terbaik versi Forbes, sedangkan bank yang posisinya satu tingkat dibawah BRI ialah HDFC Bank asal India yang berada pada posisi 18.
Carlos Slim Helu & family, who are they?
November 21, 2009 pada 9:24 am (Uncategorized)
Miliuner bidang telekomunikasi asal Meksiko, Carlos Slim Helú, memiliki kekayaan hampir 60 miliar dolar dan mengalahkan pendiri Microsoft, Bill Gates, sebagai orang terkaya di dunia versi majalah Fortune.
Kinerja yang kuat dari perusahaan milik Slim di bursa saham Meksiko pada bulan-bulan ini telah mendorong Gates ke urutan kedua, setelah tokoh terkemuka bidang perangkat lunak itu menduduki peringkat pertama orang terkaya sedunia selama sedikit-dikitnya satu dasawarsa.
“Berdasarkan perhitungan kami, Slim (67), pada akhir Juli sudah mengumpulkan kekayaan sebesar 59 milyar dolar dari perusahaan-perusahaannya yang go public,” ungkap Fortune dalam edisi terbaru yang beredar pekan ini.
“Jumlah ini membuat dia ada di atas pendiri Microsoft, Bill Gates, yang selama ini terus menerus di peringkat pertama dengan taksiran kekayaan bersih sedikit-dikitnya 58 milyar dolar.”
Situs keuangan Meksiko, Sentido Comun, bulan lalu melaporkan bahwa Slim telah menyalip Gates dan kekayaan pribadinya hampir 68 miliar dolar.
Slim terus memperluas bisnis Ponselnya maupun bisnis lain di seantero Amerika Latin, sedangkan Gates berkonsentrasi untuk Bill and Melinda Gates Foundation, organisasi nirlaba yang dia dirikan pada tahun 2000 dan bergerak di bidang kesehatan, pendidikan dan masalah buta huruf di seluruh dunia.
“Gates menjual saham Microsoft, satu-satunya sumber kekayaannya, untuk mendanai yayasannya, sedangkan kekayaan Slim terus bertambah besar secara mencengangkan. Kekayaan bersihnya tahun ini saja naik 12 miliar dolar,” tulis Fortune.
Perusahaan-perusahaan keluarga Slim setara lebih dari lima persen produk domestrik bruto Meksiko tahun lalu, dan sepertiga perusahaan yang terdaftar di bursa saham Meksiko adalah perusahaan-perusahaan di bawah kendalinya.
Fortune menjulukinya John D Rockefeller masa kini, merujuk industrialis AS yang meraih kekayaan sangat besar pada awal abad 20.
Perusahaan milik Slim meliputi perbankan, otomotif dan telekomunikasi. Teléfonos de México (Telmex) mengendalikan 92 persen saluran telefon di negara itu.
Dia lebih dikenal sebagai seorang yang cermat daripada seorang flamboyan.
Layanan nirkabel América Móvil miliknya, yang menguasai 70 persen pasar, awalnya adalah pabrik ban. Dia dikenal selalu mengenakan arloji plastik.
Ayahnya adalah seorang imigran asal Lebanon yang membuka toko di Mexico City pada 1902 dan selanjutnya membeli real estat komersial saat revolusi pada 1910.
Slim kuliah insinyur pada dasawarsa 60-an sebelum memulai karir sebagai pialang saham. Selanjutnya dia mulai mengambilalih berbagai perusahaan semasa krisis ekonomi di Amerika Latin pada dasawarsa 80-an.
“Kalau anda hidup berdasarkan pendapat-pendapat orang, sama saja anda mati. Saya tidak mau hidup sambil memikirkan bagaimana orang akan mengenang saya,” kata Slim pada awal tahun ini. Terdapat kritik bahwa Telmex sebenarnya memonopoli.
Dia mencemooh Gates dan para dermawan lain seperti maha guru bidang investasi, Warren Buffett, karena mendermakan banyak harta mereka.
“Kemiskinan tidak diatasi dengan pemberian sumbangan. Membangun usaha adalah lebih berguna bagi masyarakat, dibanding berkeliling seperti Sinterklas,” konon katanya.
Sumber : Gatra
=========================================================================
Orang Terkaya di Dunia Peroleh Website Gratis dari Indonesia
Orang terkaya peringkat kedua di dunia, Carlos Slim Helu, hartawan Meksiko di bidang telekomunikasi, telah memenangkan alamat web secara gratis atas namanya, Rabu lalu, yang telah dijual oleh orang Indonesia kepadanya seharga $55 juta. Agen pengamat hak cipta United Nations, WIPO yang menjadi wasit sengketa perebutan alamat website dari pihak Slim dan orang Indonesia, tersebut mengatakan bahwa situs www.carlosslimhelu.com telah teregister dengan tidak benar dan harus ditransfer ke pengusaha sesungguhnya.
Dokumen mengenai situs tersebut dipresentasikan oleh pengacara Slim, seperti yang telah disebutkan oleh WIPO, menunjukkan bahwa pemilik website sesungguhnya diidentifikasi bernama Ahmad Rusli dari Jakarta, Indonesia. Ahmad Rusli juga mengancam akan meletakkan link dalam website yang mengarah ke situs pornografi, kecuali pihaknya mendapatkan kompensasi uang sesuai permintaan.
Rusli, yang memiliki situs Rusli.Cyber.com tersebut, mengatakan kepada WIPO melalui email bahwa dirinya ingin melindungi alamat web tersebut untuk Slim dan ancaman tersebut digunakan untuk menarik perhatian Slim kepada permintaan uang Rusli. Di Meksiko sendiri, Slim memiliki trademark hanya Carlos Slim, diambil dari nama awal dan nama ayahnya, untuk mengembangkan operasi bisnisnya di Amerika Latin dan United States.
Sedangkan Helu merupakan nama ibunya dari bahasa Spanyol. Slim sendiri dikenal dengan pekerja philanthropic, sekaligus menjadi pemilik perusahaan telepon di Meksiko, Telefonos de Mexico dan dua perusahaan besar, termasuk konglomerat financial besar, Grupo Financiero Inbursa. Menurut majalah bisnis Forbes, Slim menempati peringkat kedua orang terkaya di dunia dengan harta senilai $68 miliar, di bawah Warren Buffett, ahli keuangan Amerika, dan di atas founder Microsoft, Bill Gates.
bob sadino, who is he?
November 21, 2009 pada 9:02 am (Uncategorized)
Sosok berambut putih, bercelana pendek, dan kadang mengisap rokok dari cangklongnya ini begitu mudah dikenali. Gaya bicaranya blak-blakan tanpa tedeng aling-aling. Ia adalah Bob Sadino, pengusaha sukses yang terkenal dengan jaringan usaha Kemfood dan Kemchick-nya. Beberapa kali wajahnya ikut tampil di beberapa sinetron hingga ke layar lebar, meski kadang hanya tampil sebagai figuran.
Penampilannya yang serba cuek itu ternyata sejalan dengan pola pikirnya yang apa adanya. Sebab, menurutnya, apa yang diraihnya saat ini adalah berkat pola pikir yang apa adanya itu. Ia menyebut bahwa kesuksesannya didapat tanpa rencana, semua mengalir begitu saja. Yang penting, adalah action dan berusaha total, dalam menggeluti apa saja.
Totalitas Bob memang patut diacungi jempol, apalagi mengingat lika-liku jalan hidup yang telah ditempuhnya. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 yang hanya lulusan SMA ini pernah mengenyam profesi dari sopir taksi hingga kuli bangunan untuk sekadar bertahan hidup.
Saat masa sulitnya, ia pernah hampir depresi. Tapi, ketika itu seorang temannya mengajaknya memelihara ayam. Dari sanalah ia kemudian terinspirasi, bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur, tentunya manusia juga bisa. Itulah yang kemudian mengawali langkahnya untuk berwirausaha. Ia pun kemudian memutuskan untuk makin menekuni usaha ternak ayam.
Pada awalnya, ia menjual telur beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Mereka menjual telur itu awalnya dari pintu ke pintu. Dan, dengan ketekunan dan kemampuannya menjaga hubungan baik, telurnya makin laris. Dari sanalah kemudian usahanya terus bergulir. Dari hanya menjual telur, ia lantas menjual aneka bahan makanan. Itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal supermarket Kemchick miliknya. Ia kemudian juga merambah agribisnis khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur untuk dijual pada orang asing seperti orang Jepang dan Eropa. Hubungan baik dengan orang-orang asing inilah yang kemudian makin membesarkan usahanya hingga ia akhirnya juga memiliki usaha daging olahan Kemfoods.
Dalam menjalankan setiap usahanya, Bob selalu menyebut dirinya tak punya kunci sukses. Sebab, ia percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, peras keringat, dan bahkan jungkir balik. Menurutnya, uang adalah prioritas nomor sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menciptakan kesempatan dan berani mengambil peluang.
Bob menyebut, kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak berpikir membuat rencana sehingga tidak segera melangkah. Ia mengatakan bahwa ketika orang hanya membuat rencana, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain, muncullah sifat arogan. Padahal, intinya sebenarnya sederhana saja, lakukan dan selalu dengarkan saran dan keluhan pelanggan. Bob membuktikan sendiri, ia yang hanya bermodal nekad, tapi berlandaskan niat dan keyakinan, serta kerja keras pantang menyerah, tanpa teori sukses ia pun bisa jadi seperti sekarang.
Sukses itu bukan teori. Namun didapat dari perjuangan dan kerja keras, serta dilandasi keyakinan kuat untuk mewujudkan cita-cita. Bob Sadino adalah contoh nyata bahwa setiap orang bisa sukses asal mau membayar ”harga” dengan perjuangan tanpa henti.




